Kesetimbangan kelarutan terkait dengan peristiwa pelarutan sebuah
zat. Misalnya kita melarutkan garam ke dalam sebuah gelas yang berisi
air, pertama kita tambah 1 gram garam, dimasukan dan diaduk dan garam
larut. Jika kita tambahkan terus menerus, garam tidak larut lagi dan
kita katakan larutan lewat jenuh.
Berkaitan dengan kelarutan
terdapat tiga keadaan yang dapat kita temui yaitu Larutan tidak jenuh,
larutan tepat jenuh dan larutan lewat jenuh.
Pada saat pertama zat padat yang kita tambahkan ke dalam pelarut akan mudah larut.
Larutan
tepat jenuh adalah keadaan kesetimbangan dimana jika terjadi penambahan
zat terlarut maka terjadi pengendapan, demikian pula jika kita
tambahkan sedikit saja pelarut maka zat-zat dengan mudah melarut. Pada
keadaan ketiga terjadi pengendapan atau zat tidak larut jika kita
tambahkan. Ketiga kondisi ini disederhanakan pada Gambar 9.13.
Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIMIA. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 April 2014
KOLOID
Koloid adalah suatu campuran
zat heterogen antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat
yang berukuran koloid tersebar merata dalam zat lain. Ukuran koloid
berkisar antara 1-100 nm ( 10-7 – 10-5 cm ).
Contoh:
Mayones dan cat, mayones adalah campuran homogen di air dan minyak dan cat adalah campuran homogen zat padat dan zat cair.
Perbedaan larutan sejati, sistem koloid, dan suspensi kasar.
Keterangan:
1. Larutan sejati
2. Sistem koloid
3. Suspensi Kasar
Asam Basa dan Stoikiometri Larutan
Asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dulu. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Istilah basa (alkali) berasal
dari bahasa Arab yang berarti abu. Basa digunakan dalam pembuatan
sabun. Juga sudah lama diketahui bahwa asam dan basa saling menetralkan.
Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam
buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun yang tajam. Cuka
mengandung asam asetat dan asam tanak dari kulit pohon digunakan untuk
menyamak kulit. Asam mineral yang lebih kuat telah dibuat sejak abad
pertengahan, salah satunya adalah aqua forti (asam nitrat) yang digunakan oleh para peneliti untuk memisahkan emas dan perak.
Langganan:
Postingan (Atom)